Suara.com - Kasus pemerkosaan yang menimpa seorang karyawati di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lebak Bulus akhirnya menarik perhatian Pemerintah Provinsi DKI. Suku Dinas perindustrian dan Energi melakukan pemasangan lampus di JPO yang sebelumnya kerap padam.
Iman, petugas dari Suku dinas perindustrian dan energi saat melakukan pemasangan Lampu tembak JPO mengatakan, seluruh lampu yang berada di lokasi pemerkosaan padam.
“Sudin Perindustrian dan Energi mengintruksikan JPO yang padam untuk dinyalakan kembali, ada tiga lampu yang padam saat ini dan akan kita nyalakan kembali dan kita Pasang," kata Iman ditemui di Jalan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2015).
Firman (35) salah seorang pedagang Rokok asongan yang juga suka berkeliling di JPO tersebut menduga lampu di JPO sengaja diputus oleh anak muda yang biasa berkumpul di lokasi tersebut.
"Ada tiga lampu terpasang di JPO yang tengah putus duluan, orang banyak nongkrong di atas, sambil minum minuman keras, diputus kabelnya biar gelap untuk nongkrong," kata Firman.
Pantauan suara.com dalam pemasangan lampu JPO tersebut, ada juga petugas PPSU sedang membersihkan jalanan JPO, dan mengecat kembali karena banyak coretan coretan di JPO tersebut.
Sebelumnya, seorang karyawati berinisial R (23) menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan pelaku perampokan saat melintas di Jembatan Penyebarangan Orang (JPO) di kawasan ruko Pondok Indah, Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (21/11/2015) sekira pukul 16.30 WIB.
Tak hanya diperkosa, pelaku juga merampas uang sebesar Rp200 ribu dan handphone merek Iphone 5 yang dimiliki korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat
-
Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!
-
DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Indonesia Siapkan Draft Element Paper untuk Perbaiki Tata Kelola Royalti Digital Global
-
Uni Emirat Arab: Amerika Harus Tuntaskan Iran, Tak Boleh Gencatan Senjata
-
Tergiur Penggandaan Black Dollar, WNA Korea Tertipu Duo Liberia di Jakarta
-
1.251 Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Desak Pengawasan dan Sertifikasi Diperketat
-
Bisakah Pertanian Masyarakat Adat Menjawab Krisis Pangan Global? Ini Temuan Terbarunya
-
Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa