Suara.com - Sebanyak 19 wilayah di Ibu Kota DKI Jakarta terkena pemadaman listrik pada Minggu (6/12/2015) sore akibat imbas gangguan IBT (Inter Bus Transformer) 1 Gandul sejak pukul 16.17 WIB.
"PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya memohon maaf atas terjadinya pemutusan aliran listrik yang diakibatkan oleh gangguan IBT 1 Gandul pada sore hari ini (6/12) pukul 16.17 WIB," tulis keterangan resmi PLN dalam akun Twitter resminya yang dikutip di Jakarta.
Wilayah yang terkena dampak pemutusan aliran listrik antara lain daerah Senayan, Gandul, Petukangan, Pondok Indah, Angke, Muarakarang, Cengkareng, Kembangan, Danayasa, Kebon Jeruk, Duri Kosambi, Bintaro, Kebon Sirih, Ciputra, AGP, Budi Kemuliaan, Ketapang, Grogol, dan Karet Baru.
Saat ini PLN tengah mengupayakan pengalihan beban listrik dari wilayah yang tidak terkena dampak pemadaman untuk mengurangi meluasnya wilayah pemutusan aliran listrik.
"PLN mengupayakan pengalihan beban untuk mengurangi luasnya dampak padam. Mohon bagi pelanggan yang tidak terkena pemutusan aliran listrik dapat menggunakan listriknya dengan bijak," demikian keterangan tertulis PLN.
Pemadaman listrik di 19 wilayah DKI sudah berlangsung selama tiga jam lebih dan belum diketahui kapan akan kembali beroperasi secara normal. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus