Suara.com - Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta 'untung' Rp4 miliar lebih dari razia parkir liar. Itu 'keuntungan' selama setahun.
Ada 8.418 kendaraan roda empat yang diderek selama 2015 ini. Mereka parkir sembarangan dan didenda.
"Jumlah kendaraan roda empat yang diderek karena pelanggaran parkir sejak Januari 2015 hingga 4 Desember 2015 sebanyak 8.418 unit," ujar Keplada Kadishubtrans DKI Andri Yansyah dalam pidatonya saat peluncuram mobil derek baru Dishubtrans Prov. DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/12/2015).
Andri menjelaskan penertiban dilakukan setiap hari dengan menggunakan 14 unit mobil derek. Mobil tersebut beroprasi di 5 wilayah kota administrasi DKI Jakarta guna mencari pengemudi yang memarkirkan kendaraannya di sembarang tempat.
"Dengan jumlah retribusi penderekan dan penyimpanan kendaraan karena pelanggaran parkir yang didapat sebesar Rp4.357.000.000," jelasnya.
Untuk itu Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta saat ini meluncurkan 32 unit mobil derek kecil omatis baru. Anggaran yang digunakan untuk membeli mobil tersebut dari Aanggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2015.
"Guna menunjang penertiban dan penindakan parkir liar, (Dishubtrans) menambah 32 unit derek kecil otomatis dengan pengadaan melalui E-Catalogue antara Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta dengan PT. Astra International TBK," kata dia.
Ia berharap dengan menambahnya mobil derek ini penertiban dan penindakan pelanggaran parkir dapat dilakukan lebih optimal sehingga dapat memperlancar arus lalu lintas guna pelayanan kepada pengguna lalu lintas dan angkutan jalan di Ibu Kota DKI Jakarta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
-
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?
-
Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya
-
Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo
-
Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan
-
Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026