Suara.com - Ketua DPR, Fadli Zon mengatakan bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said sudah mlekukan tindak pidana korupsi yang merugikan negara. Sudirman dinilai melanggar undang-undang karena membuat surat persetujuan perpanjangan Kontrak PT Freeport Indonesia pada 9 Oktober.
"Ini harus diinvestigasi, mengapa seorang menteri malakukan perpanjangan kontrak PT Freeport, dia sudah melanggar undang-undang," kata Fadli di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2015).
Karena itu, Fadli Zon pun mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memanggil Sudirman Said. Sebab, perbuatan Sudirman Said merugikan negara dan memberikan keuntungan kepada pihak lain, dan dalam hal ini adalah PT Freeport Indonesia.
"Dia harus diperiksa oleh KPK karena sudah merugikan keuangan negara," tutup Politisi Gerindra tersebut.
Sebelumnya, tersebar keterangan dari Kementerian ESDM berisi menyatakan kesiapannya untuk memperpanjang Kontrak Freeport. Surat tersebut ditujukan kepada Chairman of the board PtT Freeport McMorran. Inc, James R. Moffet di Amerika Serikat. Terkait surat tersebut pun, Moffet pun menyatakan kesenangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat