Suara.com - Pihak Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang berkendaraan menghindari jalur Semanggi-Senayan pada Minggu (13/12/2015) siang karena diperkirakan akan macet terkait puncak peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke-70.
"Lalu lintas di sekitar Semanggi-Senayan diprediksikan akan macet sekitar pukul 11.00 WIB-17.00 WIB," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal di Jakarta, Sabtu (12/12/2015) tengah malam.
Iqbal mengatakan arus lalu lintas di sekitar Semanggi-Senayan akan padat karena sebanyak 60.000 orang akan menghadiri puncak kegiatan HUT PGRI di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Peserta HUT PGRI itu berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau, Bali, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo.
"Mohon maklum bagi masyarakat pemakai jalan dan diimbau agar menghindari jalan tersebut," tutur Iqbal.
Iqbal memperingatkan agar peserta kegiatan HUT PGRI tidak melakukan demontrasi atau unjuk rasa karena tidak menyampaikan pemberitahuan rencana aksi. Iqbal menegaskan aparat kepolisian akan membubarkan peserta HUT PGRI yang berunjuk rasa jika mengganggu pemakai jalan atau hak asasi masyarakat lain.
Guna mengamankan kegiatan puncak HUT PGRI itu, Polda Metro Jaya menyiagakan 15.000 personil gabungan. (Antara)
Berita Terkait
-
Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park
-
Pramono Ultimatum Plaza Senayan dan Senayan City: Bangun Akses Penghubung atau Pajaknya Dinaikkan
-
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai hingga Tingkat Desa, Yakin Lolos ke Senayan
-
Diminta Dikembalikan ke Negara, Segini Tarif Main di Lapangan Golf Senayan Ottolima
-
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim