Basaria Panjaitan terpilih menjadi komisioner KPK periode 2015-2019, Kamis (17/12/2015) malam. Basaria merupakan pimpinan KPK perempuan pertama sepanjang sejarah kehadiran lembaga pemberantasan korupsi di Tanah Air.
Ini sesuai dengan harapan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai PDI Perjuangan, Dwi Ria Latifa.
"Saya yang pasti sangat senang kalau yang jadi itu (pimpinan KPK) perempuan. Mudah-mudahan yang perempuan itu (Basaria) bisa juga jadi calon pimpinan KPK," ujar Ria di gedung Nusantara II, DPR.
Menurut Ria integritas Basaria sudah teruji. Basaria dinilai memahami persoalan-persoalan KPK.
"Kemudian juga integritasnya sudah teruji, kredibilitasnya sudah kelihatan dan tidak berarti dia harus sarjana hukum," katanya.
"Yang penting dia berani. Insya Allah ibu Basaria. Mudah-mudahan di PDIP juga punya keinginan yang sama," Ria menambahkan.
Suara.com - Agus Rahardjo terpilih menjadi Ketua KPK setelah melalui mekanisme voting di Komisi III.
Agus Rahardjo yang sebelumnya merupakan Kepala Lembaga Kebijakan Barang/Jasa Pemerintah itu dipilih 44 anggota dewan.
Basaria Panjaitan, Alexander Marwarta, Saut Situmorang, dan Laode Muhamad Syarif duduk menjadi Wakil Ketua KPK.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara