Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan sampai Januari 2016 masih akan tinggi.
"Prediksi musim hujan akhir Desember sampai Januari 2016 menjelang Januari kami akan menyiapkan persiapan ketetapan siaga satu darurat seperti, logisik, personil, anggaran, perahu karet semua akan kami siapkan," kata Sutopo dalam konferensi pers tentang evaluasi penanggulangan bencana dan prediksi bencana 2016 di kantor ruang media center lantai 11, Graha BNPB, Jalan Pramuka, Kavling 38, Jakarta Timur, Jumat (18/12/2015).
Sutopo mengatakan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan musibah bisa sewaktu-waktu terjadi.
Terkait daerah mana saja yang rawan bencana alam, kata Sutopo, di antaranya Provinsi Riau dan Jawa Barat.
Sutopo juga mengatakan BNPB sudah menyiapkan dana siap pakai untuk daerah yang terkena bencana.
Bagi daerah yang terkena bencana jika ingin memakai dana siap pakai, katanya, harus mengajukan status siaga satu.
Sutopo menyebutkan anggaran yang disediakan BNPB untuk penanggulangan bencana tahun 2016 masih sama dengan anggaran tahun 2015 yaitu Rp1 triliun.
"Kita mendapat 1,5 triliun rupiah kemudian ada dana penanggulangan bencana sekitar 4 triliun rupiah dimana dana ini digunakan untuk penanganan darurat itu adalah dana oncall yang digunakan untuk darurat. Rp1,5 triliun digunakan pascabencana atau rehabilitasi, rekonstruksi bencana," kata Sutopo. (Rey Reiza Violetta)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!