Suara.com - Mantan Menteri Perhubungan Agum Gumelar menghadiri acara kejuaraan Grand Prix Marching Band di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (27/12/2015) malam. Agum didampingi istri yang merupakan mantan Menteri Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar.
Agum hadir di Istora sebagai pembina acara Grand Prix Marching Band. Dia duduk di sebelah istri dan terlihat menikmati kebolehan peserta marching band. Sesekali, mereka tepuk tangan.
Agum dan istri hadir menjelang pengumuman pemenang Grand Prix Marching Band ke 31 yang memperebutkan Piala Presiden.
Grand Prix Marching Band ke 31 digelar selama dua hari berturut-turut, 26 – 27 Desember 2015.
Ada 24 peserta yang ikut kejuaraan. Di antaranya, Marching Band Gema Bahana Winaya (Cirebon), MB Swara Bahana Mahardika (Jakarta), MB Gita Civica Universitas Negeri Gorontalo, MB Gema Nada Jagat Raya (Bumi Ayu Jawa Tengah), MB Symphoni Mahardika Bogor, MB Universitas Sumatera Utara, MB Saraswati Institut Seni Indonesia Yogyakarta, MB Universitas Atmajaya Yogyakarta, MB Bina Musika Man Model Medan, MB Gita Cantika Pamulang Tangerang, MB Waditra Ganesha ITB Bandung, MB Universitas Udayana Bali, MB Gita Pesona Mandala Karawang, Gita Pakuan Bogor.
Kemudian MB Universitas Gajah Mada Yogyakarta, MB Universitas Islam Indonesia Yogjakarta, MB Ekalivya Suara Brawijaya Malang, La Tansa Corp Lebak Banten, DC Universitas Halu Oleo Kendali, MB Bhina Caraka Jakarta, MB Madah Bahana Universitas Indonesia Depok, MB Citra Derap Bahana Universitas Negeri Yogyakarta, Drum Crops Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan MB Semen Indonesia (Gresik). (Eva Aulia)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha