Suara.com - Sepanjang Jalan Thamrin - Sudirman, Jakarta Pusat, saat ini masih proses pengerjaan mass rapid transit. Itu sebabnya, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak membangun panggung-panggung hiburan pada acara Jakarta Night Festival malam tahun baru nanti.
"Ya, sementara ini kita mau bangun MRT. Saya takut ada apa-apa, ada lubang yang begitu banyak dan dalam, nanti masalah," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/12/2015).
Ahok menambahkan pada malam pergantian tahun 2015-2016 nanti, kedua ruas jalan akan ditutup untuk kendaraan. Jalan tersebut hanya boleh dilewati orang-orang yang jalan kaki.
"Kan kita mau lebarin 10 meter, ketika MRT jadi, trotoar kiri kanan dilebarin lagi, baru kita mulai lagi kumpul Bundaran HI jadi betul-betul sepanjang Monas - Bundaran HI ada trotoar lebar untuk jalan," Ahok menambahkan.
Sebelum ada proyek MRT, pemerintah Jakarta sering menggelar acara Jakarta Night Festival lengkap panggung rakyat di sepanjang Jalan Thamrin - Sudirman.
Seperti tahun 2012 ketika Joko Widodo masih menjabat Gubernur Jakarta, belasan panggung hiburan dibangun untuk pentas musik.
Kemudian pada tahun 2013, Jakarta Night Festival digelar lagi. Ketika itu, Jokowi duet dengan Raja Dangdut, Rhoma Irama, di Bundaran HI.
Sedangkan pada penyelenggaraan Jakarta Night Festival tahun 2014, dikonsentrasikan di kawasan Monas. [Eva Aulia]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat