Suara.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Ni'am menagih Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang bagi pelaku kejahatan anak, khususnya kekerasan seksual, yang berisi hukuman tambahan berupa kebiri.
"Tahun 2016 mendatang Presiden harus menyelesaikan komitmennya dalam hal perlindungan anak," ujar Ni'am di gedung KPAI, Jakarta, Rabu (30/12/2015).
Ni'am menilai selama ini pemerintah menunjukkan keseriusan mengatasi persoalan anak. Buktinya, kata dia, tidak ada koordinasi yang efektif dalam memberikan perlindungan anak korban kekerasan.
"Belum ada Trauma Center yang profesional dan siap untuk melindungi anak," tutur Ni'am.
Meski begitu, KPAI mengapresiasi kinerja Kementerian Sosial yang sudah mulai ada upaya memberikan perlindungan terhadap anak.
"Walaupun tidak semua kinerja pemerintah buruk, tapi Kemensos sudah melakukan tugasnya yakni membangun panti rehabilitasi kepada pecandu narkotika anak," kata dia.
Tag
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?