Suara.com - Jutaan orang di New York Times Square berkumpul untuk menyaksikan detik-detik pergantian tahun 2015 ke 2016. Perayaan itu diselimuti ketakutan ancaman teror.
Jutaan orang itu bersorak dan mengenakan atribut meriah. Transisi pergantian tahun ditandai dengan turunnya bola kristal menyala dari atas gedung pencakar langit di tengah kembang api dan hujan confetti di pusat persimpangan Manhattan.
Di balik kemeriahan itu, aparat keamanan New York sebenarnya was-was mendapatkan ancaman seperti di Paris dan California. Namun New York mengambil langkah-langkah. Sehingga acara pergantian tahun, Jumat (1/1/2016) dinihari atau Jumat siang waktu Indonesia berjalan aman.
"Ini adalah pusat dunia pada malam tahun baru," kata Rick Milley warga Boston yasng sengaja datang ke Manhattan dengan istrinya, Debbie.
Pasangan ini sering menghabiskan liburan di New York. Tapi tidak pernah tahun baru di Times Squar.
Kepolisian mengungkapkan telah menurunkan lebih dari 6.000 polisi rahasia. Ini penjagaan lebih banyak dibanding tahun lalu. Mereka beratroli dengan anjing pelacak, detektor radiasi dan ratusan kamera pengintai.
Departemen Keamanan AS menyatakan kawasan Times Square berstatus suaga 2. Ada 5 titik risiko pengamanan di sana. bahkan di beberapa tempat statusnya siaga 1. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli