Ingin Terbang, Lelaki Mabuk Peluk Kembang Api dan Tewas Meledak

Jum'at, 01 Januari 2016 | 16:02 WIB
Perayaan tahun baru 2016 (Antara)

Suara.com - Cerita mencengangkan di perayaan malam tahun baru datang dari Manila, Filipina. Di sana tahun baru memakan korban jiwa dengan cerita mengejutkan.

Ceritanya, ada seorang lelaki bernama Ronald Vericio sengaja memeluk kembang api yang aktif atau menyala untuk diterbangkan. Dia memeluk kembang api saat sumbu terbakar.

Saat memeluk, dia teriak "Selamat tinggal Filipina". Vericio ingin terbang.

 Namun rupanya Vericio tengah mabuk saat melakukan itu. Seperti dilansir Daily Mail, Vericio tidak ingin melepaskan kembang api itu.

Akhirnya tepat pukul 0:10 waktu Manila, kembang api meledak dengan posisi kepala Vericio menempel. Media menolong dia, namun pukul 1:45 Vericio meninggal.

Pejabat kesehatan Filipina, Janette Garin mengatakan rahang Vericio hancur. "Rahangnya hancur. Dia begitu mabuk, ia memeluk dan mengucapkan selamat tinggal Filipina," kesaksian Garin. (Daily Mail)

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com