Suara.com - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti berjanji kasus pertama yang akan diungkap tahun 2016 ialah pembunuhan terhadap mahasiswa Universitas Indonesia bernama Akseyna Ahad Dori.
"Saya ingin ungkap kasus pertama di tahun 2016 ini adalah kasus Akseyna. Ini membuat saya semakin bersemangat dan sedang kencang-kencangnya menyelesaikan kasus ini," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Rabu (6/1/2016).
Menurut Krishna kasus Akseyna merupakan hutang negara yang sampai saat ini belum terbayar karena belum terungkap.
"Kini ada beberapa alat bukti penting yang sedang diteliti. tidak bisa sampaikan ke publik karena itu urusan saya dengan tim penyidik. Bukan untuk konsumsi publik,'' kata Krishna.
Setelah mengumpulkan banyak informasi, belakangan polisi menyelidiki hubungan Akseyna dengan seorang teman kampus. Namun, siapa orang itu dan apa kaitannya dalam kasus pembunuhan, Krishna belum mau mengungkapkan.
"Saya tidak bisa menyebut nama seseorang di dalam kasus ini, saya bisa dituduh mengkriminalisasi nanti tugas kami menangkap," kata Krishna.
Akseyna ditemukan tewas pada 28 Maret 2015. Dalam tubuh laki-laki berusia 18 tahun itu ditemukan air dan pasir pada paru-parunya. Semula kematiannya dianggap karena bunuh diri, tetapi dari bukti-bukti yang didapat, polisi memastikan dia dibunuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai