Suara.com - Markas Besar TNI menggelar perayaan Natal bersama, Kamis (7/1/2016). Perayaan Natal di lingkungan tentara ini hadiri oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Gedung olah raga Ahmad Yani di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.
Perayaan hari raya umat Kristiani ini bertema 'Dengan Semangat Natal 2015, Kita Mantapkan Motivasi Jaang Prajurit TNI dalam Menjaga Kedaulatan NKRI".
"Kita bersyukur bahwa Tuhan telah membimbing kita dengan damai dan penuh kebersamaan, serta menjalani tahun 2016 dengan penuh optimis," kata Gatot dalam pidatonya.
Dalam pidatonya, Gatot mengutip Alkitab surat Matius tentang hukum utama yaitu hukum kasih sebagai pedoman hidup prajurit TNI yang kristiani. Dia menjelaskan firman Tuhan dalam surat itu bahwa umat manusia harus mengasihi sesama dan mengasihi Tuhan.
"Dalam surat Matius yang intinya hukum utama, hukum kasih harus diamalkan. Artinya bersama rakyat TNI kuat, hebat dan profesional. Jadi tidak ada lagi kata lain, karena rakyat sebagai Ibu kandung kita," ujar Gatot kepada seluruh prajurit dan keluarga anggota TNI.
Dengan begitu, lanjut Gatot, prajurit harus menjaga pertahanan dan hidup damai dengan rakyat. TNI yang diberikan kekuatan tidak boleh menindas rakyat.
"Jadi prajurit tidak boleh semena-mena terhadap rakyat. Jadi kalau ada yang tidak baik pada rakyat, itu berarti dia melebihi Tuhan. Ingatlah karena anda hidup di Indonesia sebagai orang yang beragaman, setiap agama apa pun, Islam, Kristen, Khatolik, Budha, Hindu, Konghucu sama yaitu mengajarkan bahwa Tuhan mengasihi sesama," katanya.
Selain itu, Gatot juga mengingatkan semua prajurit TNI agar patuh pada atasan dan menjaga amanah rakyat.
"Maka saya ingatkan bahwa prajurit taat pada atasan, itu sumpahmu saat dilantik sebagai prajurit. Jadi ingat itu. Sekali lagi saya ucapkan selamat natal, semoga damai natal, bahagia natal selalu menyertai kita semuanya, selama-lamanya. Semoga tahun ini kita lebih solid untuk bekerja dan selalu bekerja," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?