Suara.com - Partai Gerindra optimis bakal merebut kursi Gubernur DKI Jakarta di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 mendatang. Itu dikatakan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik.
"Entar tanggal 27 Januari 2016 (Gerindra melakukan penjaringan calon). Pokoknya siapa yang dicalonkn oleh Gerindra dia yang menang, pasti," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (21/1/2016).
Taufik menjelaskan partai yang diketuai Prabowo Subianto ini sudah pasti tidak lagi menggandeng Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di pertarungan Pilgub DKI 2017.
"Yang jelas nggak ke Ahok lah. Gerindra mah nggak ada buat Ahok, gue berani taruhan lah, ayok taruhan yuk," katanya.
Partai Gerindra dikatakan Taufik, juga membuka pintu selebar-lebarnya kepada partai politik yang ingin berkolaisi dengan partai nomor dua pemenang pemilu 2014 lalu itu.
"Koalisi sama siapa saja yang mau bangun Jakarta, mau KMP (koalisi merah putih) mau KIH (koalisi Indonesia hebat) dengan siapa pun kita nggak ada maslah. Kita mau calonkan gubernur, orang yang mau kolaisi sama kita kita gubernur," jelas Taufik.
Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini menyatakan calon yang akan diusung Gerindra di Pilgub tahun besok tidak terlepas dari delapan nama yang sebelumnya sudah dijaring oleh DPD DKI Partai Gerindra.
Kedelapan nama itu ialah, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M. Taufik, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Ketua Komisi D DPRD DKI Muhammad Sanusi, mantan Pangdam Jaya Mayjen (Purn) Sjafrie Syamsoedin, anggota Dewan Pembina Gerindra Sandiaga S. Uno, dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah.
"(Calonya) nggak akan lari dari yang 8 nama itu. Kita kan baru mau penjaringan lagi tanggal 27," kata dia.
Sebelumnya Partai Gerindra sudah mengatur hari dan tempat untuk mengumpulkan delapan calon gubernur yang sudah terpilih untuk kembali dilakukan penjaringan. Namun akhirnya seleksi calon dari Gerindra diundur. Sebab Kamis (14/1/2016) kemarin terjadi ledakan bom di pusat pembelanjaan Sarinah di Kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Bom itu meledak persis di samping Hotel Sari Pan Pacific Jakarta. Di sana Gerindra melakukan penjaringan bakal calon gubernur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan