Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar hasil Munas Riau Akbar Tandjung beserta Ketua Umum Golkar hasil Munas Jakarta Agung Laksono, menyatakan tidak menghadiri Rapat Pimpinan Nasional yang diselenggarakan kubu Aburizal Bakrie (Ical).
Secara terpisah, kedua tokoh Golkar itu mengungkapkan alasannya tidak menghadiri Rapimnas kubu Ical yang rencananya diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Sabtu ini.
"Saya sudah ada jadwal keluar kota," kata Akbar Tandjung di Jakarta, Jumat (22/1/2016), ketika ditanya wartawan tentang kehadirannya dalam Rapimnas pada Sabtu ini (23/1/2016).
Akbar mempersilahkan jika Aburizal Bakrie akan menyelenggarakan Rapimnas, sepanjang tidak bermuara pada upaya penyelenggaraan Munas di luar dari Tim Transisi.
Menurut Akbar, munas hanya boleh diselenggarakan Tim Transisi Golkar, sesuai amanat Mahkamah Partai Golkar.
Sementara Agung Laksono menyatakan enggan menghadiri Rapimnas kubu Aburizal karena dinilai tidak memiliki legalitas.
Bagi Agung Laksono, kepengurusan Golkar sejak Januari 2016 sedang vakum di mana tidak ada satu pun kubu yang diakui pemerintah, sehingga tidak ada dasar hukum bagi Aburizal menyelenggarakan Rapimnas.
"Kami memandang tidak perlu lah mengikuti Rapimnas itu, apalagi Tim Transisi sudah terbentuk. Saya khawatir kalau salah satu bikin Rapimnas, lalu besok semua bikin Rapimnas, malah memperkeruh keadaan," ujar Agung Laksono.
Pada Sabtu ini (23/1/2016), Golkar kubu Aburizal Bakrie dijadwalkan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) sebagai ajang konsolidasi politik dengan kader daerah. Rapimnas ini rencananya berlangsung selama tiga hari. (Antara)
Berita Terkait
-
Sindir PDIP, Misbakhun Golkar: Kritik yang Disampaikan Semestinya Lebih Matang
-
Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai
-
Jawab Isu Penggulingan Prabowo, Golkar: Raison dEtre Gejolak Politik Masih Bisa Dicegah!
-
Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke
-
Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'