Suara.com - Sekitar 350 eks-anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang diangkut KRI Gilimanuk dari Kalimantan Barat (Kalbar) tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, Senin (25/1/2016).
Kapal yang sudah memasuki wilayah perairan Semarang sejak dinihari tersebut, merapat di terminal kedatangan penumpang Tanjung Emas sekitar pukul 07.15 WIB.
Setelah berlabuh, butuh beberapa waktu bagi awak KRI Gilimanuk untuk menyiapkan proses penurunan penumpang.
Petugas gabungan TNI-Polri dan petugas kesehatan telah siap menyambut kedatangan para mantan anggota Gafatar tersebut.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Semarang Letnan Kolonel Elka Setyawan mengatakan para eks-anggota Gafatar tersebut akan diarahkan untuk langsung didata dan dicek kesehatannya.
"Langsung diarahkan ke tenda-tenda yang sudah disiapkan pengecekan kesehatan," katanya.
Setelah pendataan dan cek kesehatan, rombongan evakuasi tersebut akan diangkut ke Asrama Haji Donohudan Boyolali.
Sekitar 10 bus telah disiapkan untuk mengangkut ratusan eks-anggota Gafatar tersebut. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi