Suara.com - Indonesia dan Malaysia akan terus memperkuat kerjasama militernya termasuk kerjasama pengamanan perbatasan darat kedua negara sepanjang 2004 kilometer antara TNI AD dengan TDM yang telah berlangsung dengan baik dan lancar.
Terkait itu, diplomasi pertahanan tersebut terus dilaksanakan kedua negara termasuk saat Atase Pertahanan (Athan) RI di Kuala Lumpur, Malaysia Kolonel Arm Iwan Bambang Setiawan, S.IP bertemu dengan dua Jenderal Malaysia di Kuching, Sabtu (30/1/2016).
Dalam keterangan yang diterima, Minggu (31/1/2016), Athan RI untuk Malaysia, melakukan kunjungan kehormatan secara berturut-turut kepada 2 (dua) Petinggi Militer Tentera Darat Malaysia (TDM).
Athan Kolonel Arm Iwan Bambang bertemu dengan Panglima 1 Divisyen (Panglima Divisi-1) TDM Mejar Jeneral Datuk Stephen Mundaw dan Panglima Army Eastern Field Command (Komando AD Wilayah Timur) TDM Leftenan Jeneral Datuk Mohd Zaki Haji Mokhtar di Markas mereka masing-masing, di Komplek Muara Tuang Camp, Kuching, Malaysia.
Dalam kunjungan kehormatan itu, Athan RI didampingi oleh Kepala Indonesia Liaison Officer (ILO) TNI Letkol Inf M. Iqbal Zulkarnaen.
Kolonel Arm Iwan Bambang Setiawan, S.IP dalam pembicaraannya secara terpisah kepada dua Jenderal Malaysia tersebut menyampaikan terima kasih atas kesediaan menerima kunjungan kehormatan tersebut.
Kunjungan tersebut untuk memperkenalkan diri secara resmi sebagai Athan RI yang baru sekaligus mengenal lebih dekat tentang Divisi Infanteri Pertama dan Komando AD Wilayah Timur TDM.
Kolonel Arm Iwan Bambang juga berdiskusi tentang satuan-satuan TDM yang berada di wilayah Sarawak dan Sabah, termasuk rencana pengembangan satuan-satuan baru TDM di sepanjang perbatasan Malaysia di Kalimantan.
Dalam diskusi tersebut, Panglima Wilayah Timur menyinggung rencana penambahan kekuatan satuan baru setingkat Brigade yang bertugas khusus menjaga perbatasan di Kalimantan, seperti Brigade-30 yang saat ini sudah tergelar di wilayah perbatasan darat Malaysia dengan Thailand.
Sambut baik Sementara itu, pihak Militer Malaysiia, baik Mayjen Datuk Stephen Mundaw (Jenderal pertama Malaysia dari Suku Dayak Iban) maupun Letjen Datuk Mohd Zaki menyambut hangat perkenalan diri tersebut.
Kedua Jenderal itu berharap, agar kunjungan Athan RI dapat mempererat silaturahmi dan hubungan kerjasama antara kedua Angkatan Darat.
Terkait dengan beberapa hal yang ditanyakan oleh Athan RI, kedua Jenderal menyampaikan jawaban dengan cukup lugas dan jelas.
Tentera Darat Malaysia saat ini memiliki 2 (dua) Komando Utama AD setingkat Korp yang masing-masing dipimpin oleh Perwira Tinggi AD berpangkat Bintang 3 (Letjen), setara dengan Kostrad di Indonesia.
Artinya, TDM saat ini memiliki 2 Kotama setingkat Kostrad di Malaysia, yang masing-masing bertanggungjawab atas kedua wilayah yang cukup luas.
Komando AD Wilayah Barat (Army Western Field Command) bertanggungjawab untuk wilayah Semenanjung Malaysia, yang dibagi menjadi 3 Divisi Infanteri.
Sementara Komando AD Wilayah Timur (Army Eastern Field Command) bertanggungjawab atas seluruh wilayah Malaysia yang berada di Pulau Kalimantan (Malaysia Timur) dan dibagi menjadi 2 Divisi Infanteri.
Divisi tersebut yaitu Divisi Infanteri Pertama dan 1 Divisi lagi (Divisi-5) yang masih berupa satuan kerangka. Dengan demikian, otomatis pengamanan perbatasan darat dengan Indonesia secara operasional berada di bawah kendali Komando AD Wilayah Timur TDM.
Eratnya kerjasama pengamanan perbatasan darat kedua negara sepanjang 2004 kilometer antara TNI AD dengan TDM dapat dilihat dari efektivitas pos-pos gabungan bersama antara TNI AD dan TDM.
Pos tersebut didirikan sepanjang perbatasan darat Indonesia-Malaysia dan pelaksanaan patroli-patroli terkoordinasi sepanjang tahun telah terlaksana antara kedua Angkatan Darat tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen
-
Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun
-
Danantara Ingatkan Semua Pihak Jaga Ekonomi Tetap Kondusif demi Tarik Investor
-
Spesial Agustus, BRI Tebar Promo Spesial Diskon di Raja Susu
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik