Suara.com - DPR yang ingin merevisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Keinginan DPR itu akan berdampak negatif bagi lembaga legislasi tersebut.
Sebab itu dinilai melemahkan KPK. Sehingga data terakhir, hal itu menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap DPR.
"Dalam setahun terakhir ini, trust atau kepercayaan kepada DPR dan Partai politik merosot. Dan terkait revisi UU KPK berpengaruh negatif terhadap kepercayaan publik kepada DPR," kata Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia di Jalan Cikini Menteng, Jakarta Pusat, Senin(8/2/2016).
Padahal kalau dibandingkan dengan lembaga lain, kepecayaan publik terhadap lembaga DPR saat ini sudah sangat rendah. Dibandingkan dengan KPK yang mendapat kepercayaan publik pada nomor teratas. Di mana raihanya mencapai 79,6 persen.
"Kepercayaan politik (trust) merupakan modal berharga bagi pemegang saham kekuasaan, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Semakin tinggi kepercayaan politik yang diperoleh, semakin besar pula pemegang kekuasaan untuk mendapatkan dukungan atas inisiatif dan kebijakan yang mereka buat," kata Hendro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi