Suara.com - Densus 88 Mabes Polri menggeledah dua rumah di wilayah Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang diduga menjadi tempat tinggal terduga teroris, Sabtu.
Penggeledahan dilakukan di sebuah rumah di Blok DA 36 Perumahan BIP, Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek serta di sebuah rumah kontrakan, Dusun Jatirasa, RT 01/06, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Karawang.
"Penggeledahan di Cikampek ini merupakan rangkaian penggeledahan dan penangkapan di Sumedang dan Ciamis," kata Kapolres setempat AKBP AM Dicky Pastika Gading.
Aparat kepolisian sudah mengidentifikasi rencana yang akan dilakukan sejumlah terduga teroris dengan sasaran utama anggota TNI dan Polri. Penggeledahan itu juga bagian dari pengembangan kasus bom Sarinah, Jakarta.
Dari hasil penggerebekan tersebut, polisi menangkap dua orang terduga teroris, keduanya masing-masing berinisial R dan M.
Untuk barang bukti yang disita di antaranya gas gun, dokumen-dokumen propaganda, busur, sangkur, sim card dan lima unit sepeda motor.
Selain itu, juga ditemukan sim card dan ijazah serta satu lembar poster tentang silsilah akhir zaman.
Sejak peristiwa bom di Sarinah, Jakarta, aparat kepolisian mendapatkan kabar kalau sejumlah terduga teroris akan melakukan teror kepada anggota TNI dan Polri.
"Tapi rencana itu akhirnya kami gagalkan, dengan ditangkapnya terduga teroris di Karawang," kata kapolres itu. (Antara)
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya