Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Lulung), tampak hadir saat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama bersaksi di sidang kasus korupsi pengadaan UPS di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/2). [Suara.com/Oke Atmaja]
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana (Lulung) tidak mengerti dengan sikap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang tidak mau berdialog dengan warga Kalijodo. Dia menilai bahwa apa yang dilakukan oleh Ahok tersebut untuk menyembunyikan diri dari tugasnya sebagai Gubernur.
"Kita bertanya dong, ada pertanyaan besar, kenapa sih Ahok selalu bersembunyi untuk melaksanakan tugasnya," kata Lulung usai bertemu dengan warga Kalijodo di Gedung DPRD, Jalan Kebonsirih, Jakarta Pusat, Jumat(19/2/2016).
Lebih lanjut, Politisi Partai Persatuan Pembangunan tersebut menilai bahwa Mantan Bupati Belitung Timur tersebut tidak mau meberikan perannya kepada Musyawarah Pimpinan Daerah(Muspida)nya untuk menyelesaikan persoalan warga Kalijodo tersebut. Kata Lulung, Ahok lebih memilih untuk memberikan perannya kepada TNI dan Polri.
"Dia lebih kepada persolaan mendorong muspida tingkat satunya itu adalah TNI dan Polri," kata Lulung.
Karenanya, Mantan Penguasa Tanah Abang tersebut meminta kepada aparat TNI dan kepolisian agar, berpikir ulang dan matang-matang. Pasalnya, Ahok sedang ingin menjauhkan TNI dan Polri dengan rakyat.
"Saya ingatkan TNi dan Polri,supaya hati-hati dengan cara Ahok yang membentuk opini agar menjauhkan TNI dan Polri dari rakyat," kata Lulung.
Suara.com - BACA JUGA:
Dunia Malam Kalijodo, PSK Muda Ini Bisa Dapat Rp15 Juta Sebulan
Dewi Perssik Keceplosan Tak Terkejut Saipul Berbuat Cabul
Disebut Bukan Orang Kristen oleh Paus, Ini Jawaban Donald Trump
Komentar
Berita Terkait
-
Ungkapan Duka Ahok atas Berpulangnya Eyang Meri: Wariskan Semangat Berani Tegakkan Kebenaran
-
Kesaksian Ahok Ungkap Borok Tata Kelola Pertamina 20132024, Pengamat Desak Kejaksaan Lakukan Ini
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Tak Semua Minyak Dalam Negeri Bisa Diolah, Ahok: Peningkatan Impor Bukan Penyimpangan
-
5 Poin Geger Kesaksian Ahok: Heran Kekuatan Riza Chalid, Sentil Menteri BUMN
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!