Suara.com - Ribuan warga Ibu Kota dari berbagai komunitas melakukan aksi kampanye buang sampah pada tempatnya di Car Free Day Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (21/2/2016). Hal ini dilakukan dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.
Pantauan Suara.com ribuan warga berpakaian oranye tampak memadati kawasan Bundaran HI dan Jalan Imam Bonjol. Mereka membawa berbagai poster dan spanduk bertuliskan kritikan terhadap masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Salah satunya 'Mau Sehat Keren, Tapi Kok Nyampah', 'Naik Mobil Mewah Kok Nyampah?'.
Selain itu, mereka juga tampak memunguti sampah di sekitar kawasan Bundaran HI dan membuangnya ke dalam karung. Sementara itu sejumlah unit truk pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan Pemprov DKI Jakarta berjajar di pinggir jalan.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya yang hadir dalam peringatan Hari Peduli Sampah ini menuturkan peringatan ini serentak berlangsung di sejumlah kota besar di tanaha air, salah satunya Makassar, Bandung, Balikpapan dan Surabaya.
"Bapak Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada seluruh komunitas yang jumlahnya tidak kurang 800 komunitas melakukan gotong royong menjaga kebersihan," kata Siti di lokasi.
Hari ini sekaligus di deklarasikan Gerakan Bersih Sampah Menuju Indonesia Bersih 2020. Siti menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi kantong plastik dalam berbelanja di pasar.
"Mengurangi penggunaan kantong plastik berbelanja, jadi kantong bawa sendiri dari rumah. Pesan Jokowi untuk semua kota, Pemda, Pemkot, Pemprov, kita lakukan pengurangan dan penanganan sampah," tandas dia.
Dalam peringatan Hari Sampah Nasional ini juga dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan. Selain itu tampak pula Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan mantan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar.
Tag
Berita Terkait
-
Misi Hijau SMP Santo Yosef Surabaya: Bersih-Bersih Sampah Demi Bumi yang Lebih Baik!
-
Hari Peduli Sampah Nasional, Langkah Inspiratif Daur Ulang Sampah Tutup Botol Jadi Dana Beasiswa Pendidikan
-
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional dan Permasalahan Sampah di Indonesia
-
Hari Peduli Sampah Nasional, Tim Kampanye Jelajah Bersih Negeri KLHK Sambangi Pabrik Daur Ulang Plastik Veolia Indonesia
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
KPK Dalami Peran PT Infinity di Kasus Suap Impor Bea Cukai, Diduga Serupa Blueray Cargo
-
Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
-
Bongkar Jejak Sadis Taufik Hidayat! Inafis Sita Bukti dari TKP Penyekapan 3 Tahun YTR di Kontrakan
-
Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah
-
Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem
-
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Uang untuk Geser Aksi dari Istana
-
Program Imunisasi Nasional Kekurangan Dana Rp 1 Triliun Akibat Pemotongan Anggaran
-
Dasco Soal Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo: Bukan Lemahkan KSPI, Justru Tambah Keras ke Pemerintah
-
Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Sarwendah Datangi Komnas Perempuan dan Buka Suara
-
PSI Lempar Isu Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Beri Sindiran Pedas: Emang Pak Prabowo Mau?