Suara.com - Putra mantan Wakil Presiden Hamzah Haz yang juga anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PPP, Fanny Safriansyah alias Ivan Haz, diduga terjaring kasus narkoba di Perumahan Kostrad, Tanah Kusir, Jakarta.
"Dalam penyergapan ada nama IH, tapi kami sedang mendalami," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar M. Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.
Untuk memastikan apakah IH yang dimaksud adalah Ivan Haz atau bukan, Iqbal mengatakan akan menelusurinya dulu.
Ivan seharusnya hari ini diperiksa Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap pembantu rumah tangga bernama Toipah (20). Tapi, Ivan tidak datang dengan alasan sedang ada pekerjaan.
Iqbal mengatakan operasi narkoba di perumahan Kostrad, Senin (22/2/2016), merupakan kegiatan internal Kostrad.
"Itu giat internal Kostrad, ada tes urine massal. Beberapa terbukti menggunakan narkoba," kata Iqbal
Dalam operasi tersebut, beberapa anggota Kostrad dinyatakan positif narkoba. Ada juga anggota polisi yang terlibat.
"Ada lima anggota polisi, yang membeli dari anggota TNI, belum diamankan masih dalam penyidikan," kata Iqbal.
Sekretaris Jenderal DPP PPP hasil Muktamar Jakarta, Achmad Dimyati Natakusuma, sudah mendapatkan laporan mengenai kabar Ivan ditangkap.
"Saya prihatin. Ada yang menginformasikan kepada saya seperti itu, tapi itu kan baru informasi, belum tentu kebenarannya (ditangkap)," ujar Dimyati di gedung DPR.
Dimyati tidak mau bicara lebih jauh mengenai kabar tersebut. Ia menyerahkan kasus tersebut ke polisi.
"Itu kan baru terkait yang dibeli oleh Ivan, tentu kebenarannya perlu dibuktikan, nanti tanya penyidik. Kalau nggak salah pada hari ini ada pemeriksaan Ivan terkait penganiyaan di polda, bisa saja sekalian pidana khusus kan (konfirmasi), mungkin akan ditanya sekalian," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana
-
Geger! Bom Molotov Dilempar ke Sekolah di Kubu Raya
-
Prabowo 'Hardik' Negara Besar Soal Pembantaian, Pakar UMY Ungkap Target Spesifik di Baliknya!
-
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi