Suara.com - Menurut data pemantauan lembaga Indonesia Corruption Watch, Jawa Timur merupakan provinsi yang paling banyak kasus korupsi yang disidik.
Jumlah kasus di provinsi tersebut mencapai 54 kasus dengan nilai kerugian negara sebesar Rp332,3 miliar. Sedangkan nilai suapnya mencapai Rp2,4 miliar.
Tetapi, ICW menegaskan bahwa pemantauan ini tidak berarti Provinsi Jawa Timur sebagai daerah paling korup di Indonesia. Sebaliknya, data ini menggambarkan aparat penegak hukum banyak bertindak di daerah tersebut.
Adapun Sumatera Utara menjadi provinsi terbanyak kedua kasus korupsi. Jumlah kasusnya mencapai 43 kasus. Dengan nilai kerugian negara sebanyak Rp206,9 miliar.
Peringkat di bawah Sumatera Utara diduduki Provinsi Jawa Barat dengan 32 kasus dan nilai kerugian negara mencapai Rp72,1 miliar.
Urutan berikutnya diduduki, Provinsi Nusa Tenggara timur, Jawa Tengah, Riau, Lampung, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat. [Meg Phillips]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan