Suara.com - Sebuah pesawat sipil di Cina, pada Jumat pagi (26/2/2016), terpaksa mendarat hanya beberapa saat setelah tinggal landas setelah seekor tikus ditemukan di dalam kabin penumpang.
Binatang pengerat itu ditemukan hanya beberapa menit setelah pesawat milik Loong Air itu meninggalkan bandara kota Hangzhou menuju kota Xishuangbanna.
Tak dijelaskan bagaimana binatang itu bisa masuk ke dalam pesawat. Menurut kantor berita Xinhua, tikus tersebut bukan binatang piaraan penumpang dan ada kemungkinan bisa masuk ke pesawat karena terbawa dalam paket katering maskapai untuk penumpang.
Tikus sendiri dikhawatirkan akan membuat keributan di dalam pesawat, karena bisa menakut-nakuti penumpang. Tak hanya itu, binatang tersebut berpotensi merusak sistem kelistrikan pesawat.
"Mempertimbangkan ancaman kesehatan yang dimiliki tikus dan potensi membahayakan penerbangan karena bisa memutuskan kabel-kabel, maka kapten memutuskan untuk mendaratkan pesawat," bunyi pernyataan resmi Loong Air.
Kasus serupa pernah terjadi pada Desember 2015. Ketika itu pesawat milik Air India yang akan terbang ke London, Inggris terpaksa mendarat kembali di Mumbai karena seekor tikus berhasil menyusup ke ruang penumpang.
Loong Air kemudian mengatakan bahwa setelah mendarat, pesawat itu langsung dibersihkan menggunakan disinfektan. Sayang, tak ada yang tahu bagaimana nasib tikus penyusup itu. (Mashable/AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan