Suara.com - Air India, sebuah maskapai penerbangan asal India diminta tidak mengoperasikan salah satu pesawatnya setelah seorang kru melihat seekor tikus berkeliaran di dalam kabin pesawat.
Seperti dilansir The Times of India, pesawat itu sedang terbang dari New Delhi ke Calcutta saat seorang kru terbang melihat binatang pengerat tersebut.
"Tikus di atas pesawat dapat mengakibatkan bencana jika mereka mengerat kabel-kabel yang ada di dalam pesawat," tulis surat kabar tersebut mengutip seorang pejabat maskapai Air India.
"Jika hal itu terjadi, maka pilot tidak akan memiliki kendali atas sistem di pesawat dan berujung pada bencana," lanjutnya.
Belum ada pihak maskapai yang bisa dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Namun, seorang pejabat Air India yang tidak mau disebut namanya, mengatakan bahwa tikus di pesawat adalah fenomena yang kerap terjadi di manapun di dunia ini.
"Tikus biasanya masuk lewat mobil katering makanan karena mencium aroma makanan," kata si pejabat kepada AFP. (Asia One/AFP)
Berita Terkait
-
Tragedi AI171: Air India Kurangi Operasi Global, Investigasi Terus Berlanjut
-
Update Kecelakaan Air India 171: Jumlah Korban Tewas Meningkat Jadi 274 Orang
-
AI171: Antara Maut dan Mukjizat, Inilah Kisah Ramesh, Satu-satunya yang Lolos dari Maut
-
Beredar Kondisi Pesawat Air India 2 Jam Sebelum Kecelakaan: Layar dan AC Mati, Penumpang Kepanasan
-
Mimpi Pratik Joshi Bawa Anak Istri Pindah ke London Sirna, Kisah Pilu Satu Keluarga Korban Air India
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan