Suara.com - Rumah Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Perumahan Pantai Mutiara, Blok J, nomor 39, Jalan Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, saat ini, dijaga dua peleton anggota Polda Metro Jaya. Peningkatan keamanan di rumah Ahok terkait rumor warga Kalijodo akan datang ke sana.
"Rumah dijaga mah dari zaman (saya menertibkan) Waduk Pluit udah dijaga. Itu mah udah protap dari polisi dia nggak mau ribut nggak mau ada apa-apa," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (1/3/2016).
Ahok mengapresiasi Polda Metro Jaya yang selama ini mendukung upaya penataan kota Jakarta.
"Makanya saya terima kasih. Pembongkaran Kalijodo, Bukit Duri dan Kampung Pulo, itu semua bisa berhasil karena Polda, Kodam, dan Pemda ini sangat baik kerjasamanya," kata Ahok.
Ahok menjelaskan sekarang ini masih ada sekitar 30 persen ruang terbuka hijau yang diduduki warga.
"Kita masih ada 30 persen RTH yang diduduki. Nah, kalau Polda terus back up (kita katanya), saya juga ketemu wakapolri, mereka menyatakan mendukung penuh. Jadi keberhasilan ini semua karena dukungan dari polda, Polri, dan TNI," kata Ahok.
"Jadi kalau beliau jaga rumah saya, itu mah sudah protap ya. Dari dulu juga waktu rumah saya di Puit juga dijaga," Ahok menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'