Suara.com - Korban tenggelamnya KMP Ravelia II yang ditemukan terakhir pada Minggu (6/3/2016), sekitar pukul 11.55 WIB, berada di bekalang kemudi kapal. Diduga kuat jenazah itu adalah Bambang Surya Adi, nakhoda kapal.
"Di anjungan, sesuai prediksi semula, sehingga kemungkinan adalah nakhoda. Posisi dia berada di belakang kemudi, hingga akhir hayatnya masih memegang kendali," kata Komandan Pangkalan Angkatan Laut (DanLanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Wahyu Endriawan usai proses evakuasi di Banyuwangi, Jawa Timur.
Meskipun demikian, ia belum bisa memastikan jenazah korban itu adalah Kapten Bambang Surya Adi, karena harus menunggu kerja dari tim identifikasi.
Hari ketiga pencarian korban tenggelamnya KMP Ravelia II, tim SAR menemukan satu jenazah korban. Jenazah korban kemudian dibawa ke tepi pantai Ketapang dengan menggunakan boat milik Pangkalan TNI AL Banyuwangi.
Dengan ditemukannya, satu jenazah itu, maka secara keseluruhan, korban hilang akibat tenggelamnya KMP Ravelia pada Jumat (4/3/2016) siang sudah ditemukan, yakni sebanyak lima orang.
Keempat jenazah korban lainnya yang sudah ditemukan yakni mualim kapal Puji Purwono, seorang sopir truk bernama Agustia asal Karawang, Jawa Barat, dan ibu bersama anaknya, Masruroh (25 tahun) dan M. Ramlan (18 bulan). Saat ini, masih ada satu korban yang belum ditemukan, yaitu nakhoda kapal Bambang Adi. (Antara)
Berita Terkait
-
4 Korban Tewas KMP Rafelia Ditemukan, Jenazah Ibu-Anak Berpelukan
-
4 Korban Tewas KMP Rafelia Ditemukan, Jenazah Ibu-Anak Berpelukan
-
KNKT Diminta Segera Temukan Penyebab Tenggelamnya Kapal Ravelia
-
KNKT Diminta Segera Temukan Penyebab Tenggelamnya Kapal Ravelia
-
Puluhan Korban Kapal Ravelia II di Selat Bali Belum Ditemukan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal