Suara.com - Seorang oknum guru di Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) berinisial MNF (28) di Ternate, Maluku Utara (Malut) dilaporkan ke polisi. Dia diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
"Pelaku MNF dilaporkan ke Polres Ternate lantaran dilaporkan melakukan dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur sebut saja Mawar, berumur 11 tahun," kata Kasubbag Humas Iptu Siswanto di Ternate, Senin (7/3/2016).
Sesuai laporan ibu korban, kecurigaan hingga berujung pada laporan itu muncul ketika tidak biasanya anaknya berpergian les di hari Minggu serta melihat adanya memar tubuh korban.
"Kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIT. Anaknya pulang ke rumah dan langsung menceritakan kejadian yang dialaminya," katanya.
Menurut keterangan korban, korban disuruh oleh guru les yang diketahui berdomisili di lingkungan Kelurahan Tanah Raja, Kecamatan Ternate Tengah ini untuk tidak beranjak pulang terlebih dahulu. Karena ada pemeriksaan dari dokter. Korban pun langsung dibawa ke ruang guru tempat korban kursus.
Di ruangan itulah tindak pencabulan dilakukan setelah sebelumnya mata korban ditutup menggunakan kerudung.
"Korban langsung kami bawa untuk divisum kemudian pelaku langsung kami jemput di rumah di Kelurahan Tanah Raja," ujar Siswanto.
Kasus itu kemudian ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ternate untuk ditindaklanjuti. Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. (Antara)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Jurnal Ilmiah Hapus Artikel yang Cantumkan "Sang Pencipta"
Stuart Collin Jual Rumah untuk Biaya Sekolah Pilot
Jokowi Berani-beraninya Imbau Ridwan Kamil Tak Maju ke Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua