Selain Wali Kota Solo F. X. Hadi Rudyatmo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek juga menjenguk menantu Presiden Joko Widodo, Selvi Ananda Putri, yang melahirkan secara caesar di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Solo, Jawa Tengah, Kamis (10/3/2016).
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Sri Wahyuningsih, Menkes tiba di rumah sakit sekitar pukul 14.25 WIB tadi. Sempat menyapa wartawan yang menunggu di depan gedung rumah sakit, Menkes enggan memberikan komentar dan langsung masuk ke ruang perawatan.
Setelah hampir tiga jam berada di kamar perawatan, akhirnya Menkes keluar. Namun, dia tak banyak yang disampaikan saat dicegat wartawan.
"Saya datang ke sini cuma untuk mengucapkan terima kasih kepada RS PKU Muhammadiyah Solo yang sudah membantu kelahiran cucu Presiden. Terima kasih betul kepada dokter, seluruh staf yang ada dan terutama kepada tim kepresidenan," ujarnya.
Sedangkan saat ditanya mengenai kondisi cucu pertama Presiden, Menkes hanya mengatakan dalam kondisi sehat.
"Baik kondisi bayinya. Semua sehat," katanya.
Putra pertama pasangan Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda lahir pukul 09.28 WIB tadi. (Wijayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga