Suara.com - Dua ekor kuda dari Belanda jenis womblat yang ditunggangi petugas kepolisian masih menjadi perhatian warga Jakarta yang tengah menikmati Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, hari ini Minggu (13/3/2016).
"Setiap minggu memang di sini, dan di tempat wisata itu kalu pagi kita turunkan. Ini biar warga bisa mengenal kuda, kita turunkan kuda ini agar masyarakat kenal. Di sini dua (ekor), ragunan dua, taman mini dua, jadi total enam," kata Kaden Turangga Direktorat Polisi Satwa Baharkam Mabes Polri AKBP Bambang Sugeng saat ditemui wartawan di arena CFD.
Menurut Bambang, banyak pengunjung CFD yang terhibur dengan kehadiran patroli polisi berkuda. Bahkan, tak sedikit warga yang mencoba menungangi kuda atau sekadar berfoto.
"Saya menjalin kemitraan agar ada kominikasi kami (polisi) dengan masyarakat, khususnya kuda, dia terjun ke masyarakat kan dikenal," ujar dia.
Sejauh ini lanjut Bambang, belum ada tindakan kriminal selama patroli kuda diturunkan di CFD. Menurut dia, situasi di lapangan sangat kondusif.
"Sementara ini selama saya disini (CFD) kondusif landai dan aman sekali. Belum pernah nangkap penjahat. Paling tidak masyarakat bisa kenal kuda (milik kepolisian)," ucapnya.
Bila memang ditemukan tindak kriminal, Bambang memastikan kuda-kuda tersebut tak akan menghinjak atau menyeruduk pelaku kejahatan. Dia lebih mendahulukan pendekatan persuasif. "Kalau bisa menyerah kenapa harus ditabrak," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya
-
Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo