Suara.com - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku banyak belajar dari Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.
"Saya belajar banyak banget dari Pak Yoyok. Pak Yoyok Bupati Batang yang antikorupsi dan banyak membenahi birokrasi tanpa berkoar-koar," ujar Sandiaga usai menghadiri acara di bilangan Jakarta Selatan, Minggu (13/3/2016).
Ilmu yang diambil dari Yoyok, dikatakan Sandiaga, mengenai peningkatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga empat kali lipat.
"Gerakan simpel seperti salat tepat waktu, ternyata itu mengubah paradigma daripada birokrat dan masyarakat. Belajar juga transparansi dengan mengumumkan semua anggaran, semua gaji dari PNS," katanya.
"Ternyata itu menginspirasi banyak orang untuk terbuka. Sosok beliau diperlukan sekarang. Pak Yoyok tokoh daerah yang siap berlaga di level nasional dan beliau sosok yang inspiratif," jelas Sandiaga.
Walaupun menilai Yoyok cocok untuk menjadi pemimpin di level nasional, Sandiaga belum kepikiran apakah akan berduet dengan Bupati Batang di Pilgub DKI.
Sebab yang menentukan bakal calon gubernur atau pendaping merupakan ada aturannya tersendiri di partai yang diketuai Prabowo Subianto.
"Saya lagi komunikasi terus, karena bicara berpasangan harus mekanisme partai. Karena Gerindra harus berkoalisi dengan partai lain. Saya denger kan (Yoyok) tidak mau maju lagi di Batang, (menurut saya) sayang kalau tidak dirangkul untuk memimpin di Indonesia ini," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!