Suara.com - Pernyataan mengejutkan keluar dari mulut mantan pemain Chicago Bulls, Jay Williams. Pria yang saat bermain berposisi sebagai point guard itu menuding sekitar 75-80 persen pemain NBA menggunakan ganja.
Tudingan ini disampaikan Williams berkaca pada pengalamannya. Pria berusia 34 tahun itu mengaku sempat mengalami kecanduan selama beberapa tahun.
"Sangat mudah bagi dokter untuk memberi Anda resep Oxycontin--obat analgesik sintetis yang mirip dengan morfin yang berdampak pada penyalahgunaan dan kecanduan--dan mengingat saya kecanduan selama lima tahun," kata Williams kepada FOX Business.
Meski di 23 negara bagian di Amerika Serikat seorang dokter memungkinkan meresepkan ganja untuk keperluan medis, namun pihak NBA dengan tegas melarang penggunaan narkoba ini.
Jika ada pebasket yang ketahuan menggunakan ganja dari satu dalam empat tes acak narkoba yang dilakukan NBA, maka pemain itu akan dimasukkan dalam program pemulihan ganja.
Jika dalam tes kedua gagal, maka pemain itu akan didena 25 ribu dolar AS (sekitar Rp326 juta). Dan bila di tes ketiga juga positif, maka yang bersangkutan akan dilarang bermain selama lima pertandingan.
Williams memiliki karier yang singkat di NBA. Dia hanya semusim di Chicago Bulls--2002-2013--lantaran mengalami kecelakaan motor hebat di 2003 yang salah satunya membuat ligamen kaki kirinya mengalami dislokasi di tiga bagian. (Sports Net)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Usut Kasus Korupsi Rumah Jabatan, KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Hari Ini
-
70 Anak Indonesia Terpapar Komunitas Kekerasan TCC, Komisi X DPR: Tentu Ini Jadi Persoalan Serius
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol