Suara.com - Sebagian mantan warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, yang sekarang tinggal di rumah susun sederhana sewa Jatinegara Barat mengaku akan mendukung Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat kalau maju ke bursa Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta tahun 2017.
"Mudah-mudahan kalau dia nyagub (calon gubernur) saya pendukung. Sosok pribadinya bagus orangnya. Kita sih nggak maksa (warga untuk pilih Djarot), kalau bisa mari kita pilih Pak Djarot," ujar Ketua RT 7, RW 9, Karto (48), di acara Road Show Musik untuk Rakyat di rusunawa Jatinegara Barat, Jalan Jatinegara Barat, Sabtu (19/3/2016).
Karto mengaku nanti ogah memilih Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan maju bersama Heru Budi Hartono melalui jalur independen. Soalnya, kata dia, Ahok telah menghilangkan rumahnya yang dulu berdiri di daerah tepian sungai, kawasan Kampung Pulo, lalu merelokasi ke rusunawa.
"Saya pilih Djarot dibanding Ahok. Kami sakit hati, dia yang membuat rumah kami hilang. Gubernur yang sekarang ini memiskinkan masyarakat, dibikin sewa (tinggal di rusun)," katanya.
"Kalau mau ke pilih lagi datanglah Ahok kemari, bikin kontrak politik. Kalau Ahok gentle datang kemari harus ada jaminan untuk unit yang ditempati jadi hak milik. Kalau mau kita pilih lagi. Kita nggak mungkin memilih Ahok," Karto menambahkan.
Dia juga mengomentari kunjungan Djarot -- politisi PDI Perjuangan -- ke rusunawa.
"Kedatangannya bagus, nggak ada unsur-unsur lain. Dia pengen meninjau sehingga karang taruna disini menunjukkan diri bahwa walau warga tergusur kami punya prestasi. Acara ini baru dibentuk, meskipun baru dibentuk tapi banyak yang bilang puas dan punya potensi," katanya.
Di tengah sikap PDI Perjuangan yang belum juga mengumumkan siapa yang akan diusung ke pilkada, muncul komunitas Sahabat Djarot di media sosial. Komunitas ini mendukung Djarot maju ke pemilihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG