Suara.com - Setiap manusia pastinya punya yang namanya ketidakberuntungan dalam hidupnya. Begitupun dengan pembalap Indonesia pertama yang tampil di ajang balap mobil paling prestisius di dunia, Formula 1, Rio Haryanto.
Seperti diketahui, pembalap tim Manor Racing itu gagal mengawali debutnya di F1 dengan baik di Sirkut Albert Park, Melbourne, Australia, Minggu (20/3/2016). Mobil Manor MRT05 yang dikendarainya alami kendala teknis saat lomba dihentikan sementara di lap ke-19.
Alhasil, dia pun tak bisa melanjutkan lomba. "Saya menjalani lomba (pada debut saya) dengan singkat, tapi tetap positif," ujar Rio seperti dikutip dari akun Facebook milik Manor Racing.
"Saya membuat start yang bagus, dengan penuh kecepatan, dan saya senang dengan cara saya mengelola celah diantara para pembalap. Tentu saya kecewa tidak bisa menyelesaikan grand prix pertama, begitu juga dengan tim," lanjut Rio.
Seraya tak ingin larut dalam kekecewaan, pembalap asal Solo ini mulai fokus menatap seri berikutnya di Sirkuit Sakhir, Bahrain, 3 April mendatang. Dia berharap bisa meraih hasil lebih baik lagi di sirkuit yang punya karakter cepat tersebut.
"Saya berharap mendapat hasil yang lebih baik di Bahrain. Saya juga ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang Indonesia yang ada di Australia dan juga di Indonesia yang telah memberikan dukungannya kepada saya di balapan Australia ini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi