Suara.com - Seorang oknum polisi di Jambi berpangkat brigadir tertangkap anggota Satresnarkoba Polrestra Jambi pada saat sedang berpesta sabu-sabu bersama dua rekannya di salah satu rumah teman perempuannya di Kota Jambi.
Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi membenarkan bahwa anggota Satresnarkoba Polresta Jambi telah menangkap tiga pelaku pengguna narkoba jenis sabu-sabu. Satu orang pelaku di antaranya adalah oknum polisi yang berdinas di Polresta Jambi sendiri.
Penangkapan itu dilakukan pada Rabu (23/3/2016) sekira pukul 12.00 WIB oleh anggota Opsnal Tim I Satresnarkoba Polresta Jambi sedang melakukan ungkap kasus tindak pidana narkoba atas laporan warga bahwa dipermukiman mereka pada salah satu rumah sering digunakan sebagai tempat pesta narkoba.
Ketiga pelaku yang kini sudah ditangkap oleh Satresnarkoba Polda Jambi itu adalah Riko Irawan (31) pekerjaan wiraswasta, alamat warga Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, kedua seorang wanita bernama Mariam (36) warga RT 16 Keluruhan Sulanjana, Kecamatan Jambi Timur dan Brigadir Mahrup Isnaini (29) berdinas di Polresta Jambi.
Para pelaku ditangkap setelah ada laporan dari warga bahwa di rumah wanita bernama Mariam sering dilakukan pesta narkoba dan saat digerebek oleh anggota Satresnarkoba memang benar ditemukan ketiga tersangka sedang berpesta sabu-sabu.
Di sana ditemukan satu paket kecil sabu-sabu seberat 0,28 gram, alat hisap sabu-sabu (bong), pirek kaca yang masih ada sisa sab, korek api gas dan dua unit handphone.
Pada saat penggeledahan ditemukan satu paket sabu-sabu di lantai rumah dekat ketiga tersangka duduk dan pada saat penangkapan tersebut oknum polisi Mahrup sedang memegang alat hisap sabu (bong).
Atas perbuatan ketiganya para tersangka dikenakan sesuai pasal 112 ayat 1 atau 114 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan kasusnya dikembangkan untuk mengejar pemasok narkoba kepada mereka. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat