Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar M. Iqbal mengatakan hasil penyelidikan bersama penyidik Australian Federal Police untuk mengungkap aktivitas tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso, tidak mubazir.
"Tidak mubazir kok, kan sudah jelas lebih dari 14 kasus yang melibatkan tersangka (Jessica). Itu ada petunjuk. Itu ada korelasi dengan fakta-fakta yang kami miliki," kata Iqbal di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2016).
Tapi, Iqbal tidak mau merinci apa saja kasus Jessica di Australia. Semua itu, katanya, akan jelas di pengadilan nanti.
"Untuk itu kita lihat aja nanti ya, kita liat di pengadilan," ujar Iqbal.
Sampai hari ini, kata Iqbal, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta belum mengembalikan berkas ke penyidik Polda Metro Jaya, meski sempat beredar informasi berkasnya belum lengkap.
"Belum tahu, kan teman-teman kalau berkas perkara dikembalikan atau tidak. Kalau nggak dikembalikan, siapa yang salah, atau isu, kan belum dikembalikan kok," kata Iqbal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat