Suara.com - Polisi memanggil orangtua ATB (13), terduga provokator yang ditangkap di kawasan Manggarai Jakarta Selatan menjelang laga final sepak bola Piala Torabika Bhayangkara 2016. Final akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (3/4/2016).
"Ini tadi malam orangnya sudah saya tangkap dan sekarang sedang kita periksa dan orangtuanya kita panggil untuk mendampingi pemeriksaan," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mujiono di Polda Metro Jaya, Sabtu (2/4/2016).
Orangtua ATB dipanggil karena pelaku yang mengaku suporter dari klub Persija Jakarta, The Jakmania itu masih menduduki bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). ATB menyebarkan provokasi melalui akun Facebook-nya.
"Buat anak The Jak kalau ada plat nomor D datang ke Jakarta pada saat final Bhayangkara tolong dicegat, disuruh putar balik, kalau viking nggak mau putar balik langsung saja kita sambut dengan batu. Gue bukan aing," tulis ATB dalam status FB-nya.
"Dia masih pelajar SMP, umur masih 13 tahun 6 bulan, masih anak-anak. Tentunya kalau orang memprovokasi seperti ini kita biarkan nanti kalau orang melihat dan membaca dia nggak kuat imannya dia terprovokasi tentunya bisa mengganggu kantipnas yang ada di Jakarta," jelas Mujiono.
Lebih lanjut, Mujiono berharap kasus provokator jelang final sepak bola tidak lagi terulang. "Untuk itu kami berpesan mudah-mudahan ini yang tertakhir, sehingga semua berjalan dengan aman," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat