Suara.com - Drama menegangkan kembali terhelat di GP Argentina. Seperti dugaan sebelumnya, balapan yang digelar di Autodromo Termas de Rio Hondo, Minggu (3/4/2016) atau Senin dini hari WIB, ini bakal jadi duel antara pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha).
Marquez yang start dari pole position, diikuti kemudian oleh Rossi, terlibat duel sengit dengan rivalnya itu sejak lap ketiga. Kedua juara dunia itu tampak silih berganti memimpin lomba sebelum Marquez akhirnya tak tersentuh lagi berada di depan usai mengganti motor di pertengahan lomba.
Pihak penyelenggara lomba mewajibkan setiap pebalap mengganti motor di lap ke-9, 10, atau 11. Hal ini menyusul tidak adanya jaminan akan keselamatan pada ban belakang setelah insiden pecah ban yang dialami pebalap Octo Pramac, Scott Redding, saat latihan bebas keempat sehari sebelum lomba.
Tak hanya itu, penyelenggara lomba juga mengurangi jumlah putaran yang semula 25 lap menjadi 20 lap. Dan setelah masuk pit pada lap ke-10, berbarengan dengan Rossi, Marquez mulai memimpin sendiri didepan sampai akhirnya menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 34 menit 13,628 detik.
Sementara, Rossi menempati urutan kedua dengan terpaut 7,679 detik. Hasil yang diterima Rossi ini terbilang "berbau" keberuntungan. Pasalnya, juara dunia MotoGP tujuh kali itu semula berada di urutan keempat jelang dua tikungan terakhir menuju garis finis.
Kecelakaan yang melibatkan sesama dua pebalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, saat menikung menuju tikungan terakhir membawa keuntungan bagi Rossi yang tak jauh berada di belakang mereka.
Kesalahan Iannone yang kehilangan grip ban depan di tikungan tersebut saat menyalip Dovizioso membuat keduanya terjatuh dan terseret ke gravel. Alhasil, situasi ini membuat Rossi dengan nyaman finis di posisi runner-up diikuti Dani Pedrosa (Repsol Honda) yang finis ketiga.
Nasib sial juga dialami beberapa pebalap lainnya, seperti Jorge Lorenzo, rekan setim Rossi. Juara bertahan MotoGP dan pemenang seri pertama di GP Qatar lalu itu terjatuh di lap kelima saat berada di peringkat keenam.
Berita Terkait
-
Tak Lagi Harmonis, 2 Pembalap Aprilia Perang Dingin Sejak GP Hungaria
-
Nyesek! Fabio Quartararo Ternyata Bukan Pilihan Utama Honda untuk Direkrut
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang
-
Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?
-
Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri