Suara.com - Beredar akun twiter yang diduga telah mencatut nama Direktur SDM dan IT PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) (Persero) M Kuncoro Wibowo di media sosial. Isi cuitannya tersebut juga diduga cenderung ingin menjatuhkan Kuncoro termasuk kebijakan yang ada di KAI.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daop I Jakarta Bambang Setyo Prayitno mengatakan pihaknya baru mengetahui akun palsu M.kuncoro W @JagalKai itu sejak 1 April 2016 lalu. Bahkan, menurutnya akun tersebut juga diduga telah membuat meme dengan foto Menteri Perhubungan Ignatius Jonan.
"Kita punya IT ada Call Center 121 dan ada isu yang berkembang terus dikroscek. Waktu itu beliau di Gambir ada info-info bahwa ada statement cuitan di Twitter bahwa isinya yang mendeskreditkan kebijakan KAI, kebijakan Menhub termasuk beliau. Ada gambar Pak Jonan," kata Bambang saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (7/4/2016).
Meski demikian, pihaknya belum mengetahui motif dan siapa yang sengaja membuat akan palsu dengan mengatasnamakan atasanya tersebut.
"Belum ketahuan, ini kan kita baru melaporkan," kata dia.
Pihaknya berharap dengan adanya laporan tersebut, polisi bisa menelusuri pihak yang diduga telah melakukan pencemaran nama baik di media sosial.
"Follower-nya ke media-media kalau diteruskan berujungnya ke penipuan," kata dia.
Dugaan pencemaran nama baik itu telah tercatat dengan laporan polisi LP/1650/IV/2016/PMJ/Dit Reskrimsus tertanggal 7 April 2016.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT