Suara.com - Kejaksaan Jenewa, Swiss, pada Kamis (7/4/2016) memulai penyelidikan kriminal terkait munculnya Panama Papers, dokumen rahasia firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca. Dokumen tersebut mengungkap penggunaan perusahaan offshore, termasuk institusi keuangan di Jenewa.
"Kami telah memutuskan untuk membuka prosedur dalam kerangka kerja skandal Panama Papers, namun saya tidak bisa menjelaskan lebih jauh," kata Jaksa Penuntut Umum Jenewa, Olivier Jornot sebagaimana dikutip oleh harian Tribune de Geneve.
Seperti diungkap oleh Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ), Swiss menjadi negara ketiga yang paling banyak menjadi lokasi operasi bank, firma hukum, dan perusahaan yang menjadi perantara Mossack Fonseca dalam mendirikan sebuah perusahaan, yayasan, atau trust bagi nasabahnya.
Panama Papers menyeret banyak nama kepala negara, mantan kepala negara, kerabat dekat kepala negara, politisi, dan pengusaha yang disebut menggunakan jasa Mossack Fonseca untuk mengalirkan dana ke perusahaan offshore di negara-negara surga pajak. Negara surga pajak adalah negara yang memberlakukan pajak rendah, bahkan nol. (Reuters)
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Mengenal 'Pasukan Siluman' Unit NOPO, Sang Penjaga Nyawa Mojtaba Khamenei
-
Rp320 Juta vs Rp3 M! Drone Iran Bikin Pusing AS, Robot Anjing Polri Buat Netizen Geleng-geleng
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara
-
Komisi XIII DPR: Percuma Ada Polisi Jika Tak Mampu Ungkap Motif Penyerang Andrie Yunus