Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sempat menghubungi Djan Faridz untuk islah. JK menghubungi Djan sebelum menghadiri penutupan Muktamar VIII PPP di Asrama Haji Pondok Gede, Minggu (10/4/2016).
"Tadi, sebelum saya ke Muktamar, saya sudah bicara dengan Djan Faridz. Bahwa, marilah kita melanjutkan persatuan ini demi kebangsaan," kata JK usai menghadiri penutupan Muktamar VIII PPP.
JK menerangkan, Djan Faridz tidak memberikan jawaban pasti. Katanya, Djan Faridz akan memikirkan langkah selanjutnya dari tawaran tersebut.
"Beliau lagi pikir-pikir. Memang sudah ada masalah hukum, mudah-mudahan selesai. Saya yakin itu," ujar Politisi Golkar itu.
Dalam Muktamar ini, Romi dipilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum. Muktamar ini digelar sejak Jumat (8/4/2016), dan ditutup hari ini. Romi siap menjalankan amanah. Dia menargetkan PPP bisa menjadi 3 besar pada Pemilu 2019 nanti.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!