Camat Penjaringan Abdul Khalit mengatakan penggusuran di Pasar Ikan, Penjaringan Jakarta Utara hari ini Senin (11/4/2016) sedikitnya telah merobohkan 396 bangunan yang dihuni 352 kartu keluarga (KK).
"Peringatan sebelumnya, sudah mulai dari Surat Peringatan satu, yang jatuh pada Rabu (30/3/2016) sampai Surat Peringatan tiga (10/4/2016)" Ujar Abdul saat ditemui di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/4/2016).
Abdul menambahkan, eksekusi bangunan tersebut terbagi dalam dua bagian. Eksekusi pertama berada di RT 11, sedangkan eksekusi kedua ada di RT 1 dan 12.
"Kita rencana pindahakan ke rumah Susun rawa bebek dan Marunda. Ada banyak warga memang mereka sebagian belum sempat mengangkut barang-barangnya," ujar Abdul saat ditemui di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/4/2016).
Sementara itu warga setempat yang pemukimannya tidak mau digusur melakukan aksi dengan memblokade jalan dan menggelar tahlilan di kawasan Pasar ikan. Sempat terjadi adu mulut antara warga dengan petugas.
" Itu sudah bisa diatasi, tidak terjadi apa apa," kata Abdul.
"Mereka menyadari kok, untuk direlokasi sempat memang, meminta ganti rugi. Ini yang menyebabkan mereka melawan dan kami sudah tegaskan tidak ada ganti rugi karena rencana target hari ini selesai," kata Abdul menambahkan.
Berita Terkait
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun, Warga Protes
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!