- Isu penggusuran Kantor Sekretariat RW 01 di Cikini, Jakarta Pusat, yang viral di media sosial ternyata merupakan disinformasi.
- Ketua RT setempat menegaskan kantor hanya direlokasi satu meter untuk mendukung pembangunan program Makan Bergizi Gratis pemerintah.
- Proses relokasi didukung tokoh masyarakat setempat serta memberikan manfaat berupa penyerapan tenaga kerja bagi warga sekitar.
Suara.com - Isu penggusuran kantor Sekretariat RW 01 di Jalan Kalisari, Cikini, Jakarta Pusat viral di media sosial baru-baru ini.
Menurut narasi yang disebarkan, tujuan penggusuran adalah untuk melanggengkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan tersebut.
Awak media pun coba menelusuri kebenaran kabar tersebut. Di titik lokasi, spanduk penolakan penggusuran yang mengatasnamakan warga memang terpampang di sana.
Namun, cerita penggusuran yang viral di media sosial itu dibantah tegas oleh Ketua RT 08 RW 01 Kelurahan Cikini, Helen Munthe.
Menurut Helen, yang terlibat langsung dalam proses ini, istilah yang tepat adalah relokasi, bukan penggusuran, demi mendukung pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Tidak dibongkar dan tidak digusur. Bahasa relokasi itu adalah membuat posisi yang lebih stabil sehingga bisa mendukung keberadaan lingkungan ini," ujarnya di lokasi, Kamis (25/6/2026).
Helen menegaskan, perpindahan kantor sekretariat RW hanya pergeseran posisi yang sangat kecil di lokasi yang sama.
"Itu tidak jauh, cuma satu meter. Hanya pindah posisi, boleh kita buktikan," kata dia.
Helen juga mengungkapkan bahwa proses relokasi ini telah melalui serangkaian pertemuan resmi yang melibatkan RT, RW, Lurah, hingga sesepuh wilayah setempat selaku mantan Ketua RW, yang justru menjadi penggagas dan pendukung utama program ini.
Baca Juga: Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
"Siapa orang yang keberatan? Pertemukan dengan saya," kata Helen, mengutip pernyataan figur bernama Erwandi itu.
Erwandi sendiri, yang dulu membangun kantor sekretariat RW itu dengan dana CSR secara mandiri, disebut Helen telah memberikan dukungan tertulis dan menyatakan SPPG ini bermanfaat bagi warga karena mampu menyerap tenaga kerja lokal hingga 43 orang per dapur, dengan insentif Rp150.000 per hari.
"Keinginan terbesar dari Pak Erwandi itu adalah, kalau buat warga kenapa tidak? Toh juga tidak ada yang dirugikan, tidak ada yang diganggu," tutur Helen.
Menurut dia, Kantor Sekretariat RW yang dipermasalahkan pun, selama ini hanya dipakai satu kali sebulan untuk kegiatan Posyandu. Sementara bangunan baru hasil relokasi dirancang lebih layak dan fungsional.
Soal status tanah, Helen menjelaskan bahwa lahan tempat berdirinya SPPG adalah tanah hibah bagi RW 1, dan pihak SPPG telah menjalin perjanjian sewa secara resmi.
"Itu sudah sewa menyewa terjadi, dan itu sudah pasti ada hitam di atas putihnya," kata dia.
Dengan demikian, Helen pun menyayangkan penyebaran narasi miring di media sosial tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak RT maupun RW.
Ia menegaskan, seluruh dokumen, berita acara, serta bukti foto siap ditunjukkan kepada siapa pun yang ingin memverifikasi kebenaran atas isu penggusuran tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi