Suara.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menyinggung masalah internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di depan rapat Komisi III DPR, Senin (11/4/2016). Dia ingin PPP cepat islah.
Menurut Yasonna Muktamar VIII di Asrama Haji, Pondok Gede, kemarin bisa menjadi pintu masuk untuk islah antar dua kubu kepengurusan PPP. Mereka adalah kubu Romahurmuzy dan Djan Faridz.
"(Muktamar) Islah kemarin kita harapkan menjadi pintu masuk," kata Yasonna.
Dia menambahkan, PPP tidak lagi harus mempermasalahkan lagi putusan hukum yang masih berjalan. Politisi PDIP ini pun berharap masalah internal ini bisa diselesaikan dengan cara duduk bersama.
"Islah seutuhnya tidak melihat ke belakang, tidak melihat keputusan menteri, tidak melihat keputusan hukum. Mari duduk bersama," ujar Yasonna.
Muktamar VIII PPP memutuskan memilih Romahurmuzziy (Romi) sebagai Ketua Umum yang baru. Keputusan ini dilakukan secara aklamasi. Dalam Muktamar ini, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir.
Romi mengatakan, siap menampung kubu Djan Faridz dalam penentuan kepengurusannya. Romi bahkan siap memberikan posisi yang istimewa untuk Djan Faridz.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat