Suara.com - Calon Ketua Umum Partai Golkar Ade Komarudin meminta doa restu kepada sesepuh Golkar Burhanuddin Jusuf Habibie. Ade bersama rombongan mendatangi kediaman mantan Presiden di Jalan Patra Kuningan, Jakarta, Kamis (14/4/2016) sore.
"Kami mohon doa restu untuk menjadi Ketua Umum yang sudah mendeklarasikan di Yogyakarta," kata Ketua DPR itu usai pertemuan.
Ade mengatakan dalam pertemuan tadi Habibie memberikan arahan supaya Partai Golkar sekarang dipimpin tokoh muda.
"Beliau tadi sampaikan, patokannya 40-60 usianya. Dan kalau bisa 40 yang benar-benar dibutuhkan, baru yang usianya 60. Kalau bisa, kira-kira umurnya yang diharapkan Pak Habibie seperti itu," kata Ade.
Selain itu, Habibie juga berpesan agar Golkar menjadi partai yang bersih.
Mengenai pembiayaan partai juga disinggung Habibie. Ade mengatakan ke depan, pembiayaan kegiatan partai tidak tergantung lagi pada uang.
"Karena uang bukan segalanya," kata Ade menirukan ucapan Habibie.
Ade mengatakan mendapatkan dukungan Habibie untuk maju menjadi ketua Golkar dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa di Bali pada pertengahan Mei 2016.
"Beliau menyampaikan support kepada saya dan tim untuk berjuang," ?kata dia.
Jika terpilih, Ade mengatakan akan menempatkan Habibie ke posisi tertinggi di organisasi. Kemudian, dua anak Habibie, Ilham Habibie dan Tariq Habibie, akan diberi posisi di Dewan Pakar.
"Ini supaya partai semakin kuat," ujar Ade.
Tadi, Ade juga minta arah kepada Habibie agar dapat memimpin parlemen dengan baik. Habibie, kata ade, mengarahkan agar menciptakan iklim demokrasi yang disiplin.
"Beliau pun memberikan banyak arahan," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat