Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon mengacungi jempol mendengar kabar tertangkapnya Samadikun Hartono di Tiongkok pada Jumat (15/4/2016). Samadikun merupakan buronan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sejak 2003.
"Harus ditangkap (semua buronan) dan dihukum lah. Saya kira ini harus kita apresiasi ada penangkapan seorang terpidana yang DPO (daftar pencarian orang) dari pengemplang BLBI," kata Fadli Zon seusai menjadi pembicara diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/4/2016).
Lebih lanjut, Fadli berharap agar aparat hukum Indonesia bisa terus bekerjasama dengan Kepolisian Internasional guna menangkap para buronan yang masih berkeliaran di negara asing.
"Ya harapannya lebih banyak lagi (ditangkap) mereka yang terpidana di luar negeri yang mungkin mereka masih hidup bebas. Menyamar atau mungkin bedah plastik. Itu harus ditangkapin. Supaya ada keadilan hukum," ujarnya menjelaskan.
Tahun 2003, Samadikun dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena kasus penyalagunaan dana BLBI senilai Rp169,4 miliar. Setelah itu, dia melarikan diri dan menjadi buronan Kejaksaan Agung.
Sejak itu, dia tidak pernah ditemukan keberadaannya, meskipun kepolisian dibantu Interpol melacaknya ke berbagai negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN