Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya menduga pelaku mutilasi terhadap wanita hamil Nur Atikah (30), yakni Kusmayadi alias Agus bin Dulgani tidak merencanakan pembunuhan.
"Alat untuk memutilasi (memotong) diduga baru dicari setelah pembunuhan," kata Kepala Kelompok Penyidik Unit II Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi Rovan Richard Mahenu di Jakarta, Senin (18/4/2016), seperti dilansir Antara.
Rovan menuturkan bahwa penyidik menemukan petunjuk dugaan Kusmayadi sebagai pemutulasi Nur Atikah berdasarkan keterangan dari rekannya IR.
Berdasarkan saksi kunci itu, diketahui Kusmayadi sempat meminta bantuan IR untuk membuang potongan tubuh korban Nur Atikah.
Rovan mengungkapkan bahwa Kusmayadi tinggal bersama rekannya itu pada Senin (11/4) yang diperkirakan usai membunuh korban.
Saat ini, tim gabungan Polda Metro Jaya, Polresta Tangerang Kabupaten dan Polsek Cikupa masih memburu Kusmayadi yang diduga orang terakhir kali bersama korban.
Penyidik kepolisian telah mengamankan seorang saksi kunci berinisial IR yang mengaku diminta bantu Agus untuk membuang potongan tubuh korban.
Sebelumnya, sesosok wanita dalam kondisi hamil ditemukan tewas tanpa lengan dan kaki di sebuah kontrakan kawasan Telagasari RT12/01 Telagasari Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (13/4) pagi.
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim