Suara.com - Korea Utara mengklaim uji coba rudal balistik di kapal selam, Minggu (24/4/2016) berhasil dan berjala lancar. Uji coba itu diawasi langsung oleh pimpinan Korut, Kim Jong Un.
Media pemerintah Korut, KCNA menulis uji coba rudal itu sebagai pintu masuk Korut mengujo coba rudal nuklir.
"Sepenuhnya dikonfirmasi dan diperkuat keandalan sistem peluncuran rudal di bawah air sempurna dan memenuhi semua persyaratan teknis untuk melaksanakan," tulis kantor berita Korea Utara KCNA.
Jumat (15/4/2016) Korut juga melakukan uji tembak rudal balistik jarak menengah dari pesisir pantai timurnya. Namun peluncuran rudal tersebut gagal total.
Rudal yang gagal diluncurkan tersebut merupakan rudal Musudan, sejenis rudal dengan daya jelajah lebih dari 3.000 kilometer. Informasi tersebut disampaikan pula oleh seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korea Selatan, yang mengatakan bahwa peluncuran tersebut gagal, namun tanpa menyebut jenis rudal yang diluncurkan.
Rudal Musudan dirancang untuk bisa menempuh jarak lebih dari 3.000 kilometer. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu