Suara.com - Sektetaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menemui Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di gedung Direktorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Selasa (26/4/2016) siang, untuk melengkapi berkas administrasi Partai Golkar jelang acara musyawarah nasional luar biasa.
"Hari ini saya akan ketemu kembali dengan Menteri Hukum dan HAM setelah kemarin saya ketemu (menkumham) ternyata masih ada hal-hal yang perlu diharmonisasikan terkait dengan nama-nama yang jadi pengurus DPP Partai Golkar sebagaimana yang telah dinotariatkan," ujar Idrus di Direktorat Jenderal Kemenkumham.
Idrus berharap setelah bertemu Yasonna hari ini, di masa mendatang tidak masalah lagi terkait pengesahan nama-nama tokoh yang akan menjadi calon bos baru Golkar.
"Saya akan serahkan dan insya Allah hari ini tidak ada masalah surat keputusan menkumham tentang pengesahan pendaftaran DPP Partai Golkar hasil Munas Bali yang sudah di rekonsiliasi,"ujar Idrus di Direktorat Jenderal Kemenkumham, Jakarta, Selasa (26/4/2016).
Idrus menilai kepengurusan hasil Munas Bali telah dinyatakan sah oleh Mahkamah Agung.
"Jadi demikian Munas Bali dalam rangka persatuan Partai Golkar, maka kita telah mengakomodasi 75 orang dari kader Partai Golkar yang hasil Munas Ancol dari 95 yang diajukan oleh pa Agung Laksono," katanya.
Dia berharap kepengurusan partai yang telah dilaporkan kepada Menkumham merupakan kepengurusan yang sah untuk menyelenggarakan munaslub yang rencananya diselenggarakan Mei 2016.
"Dengan demikian maka kepengurusan yang kita laporkan ini dan sudah dinotariatkan itu adalah merupakan kepengurusan rekonsiliasi, tetapi basisnya adalah Bali. Dan kepengurusan inilah yang akan menyelenggarakan Munaslub Partai Golkar pada 23 Mei 2016," katanya.
Idrus mengatakan munaslub Partai Golkar akan dibuka Presiden Joko Widodo pada 23 Mei 2016.
"Insya Allah saya sudah konfirmasi dengan Pak Luhut dan akan hadir Pak Jokowi yang akan membuka munaslub Partai Golkar. Jadi lebih baik tunggu SK-nya. Saya akan ketemu menteri dulu," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan